Memulai Bisnis Jasa Desain Interior

Memulai Bisnis Jasa Desain Interior - Jasa desain interior adalah salah satu hal yang menarik perhatian banyak orang beberapa tahun belakangan. Memiliki rumah tinggal yang berisi banyak ruangan akan terasa kurang lengkap tanpa dekorasi yang menarik dan sesuai dengan keinginan pemilik rumah. Maka dari itu, keberadaan seorang desainer yang bergerak di bidang interior maupun dekorator rumah akan sangat diperlukan. Jika anda tertarik dengan hal-hal semacam ini, menyediakan jasa di bidang dekorasi rumah dan ruangan akan menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan. Bahkan pada dasarnya anda tidak memerlukan modal awal yang terlalu besar.

Memulai Bisnis Jasa Desain Interior

Memulai Bisnis Jasa Desain Interior
Memulai Bisnis Jasa Desain Interior

Desainer interior bekerja sebagai konsultan yang akan membantu menyelesaikan urusan dekorasi, perabotan, pemilihan dan kombinasi warna, serta memilih aksesori yang menarik untuk dipasang di rumah anda sesuai dengan ruangannya. Lagipula jika mendekorasi ruangan adalah hobi anda, hal ini akan mendatangkan penghasilan yang menjanjikan. Bekerja sesuai dengan hobi akan terasa lebih dari menyenangkan.

Desain interior memiliki cakupan luas

Jika anda khawatir akan prospek usaha ini, anda harus tahu bahwa jasa desain interior mencakup banyak hal. Bukan hanya bangunan tempat tinggal pribadi, bahkan gedung perkantoran dan fasilitas umum akan membutuhkan desainer interior untuk merancang dan mendekorasi bagian dalam bangunan. Ada banyak hal yang akan dikerjakan oleh desainer interior. Tidak hanya menata perabotan, desainer dituntut untuk memilih material yang sesuai dengan ruangan untuk membangun atmosfer tertentu. Bahkan seorang desainer interior juga memiliki andil dalam pemilihan jenis kain, motif yang dipilih, hiasan dinding, dan lain sebagainya. Maka jika anda khawatir akan prospek bisnis ini, sebenarnya hal itu tidak perlu.

Selain itu, anda dapat menjadi desainer atau dekorator ruangan selama anda memiliki ketajaman dalam pemilihan warna dan menyeimbangkan proporsi masing-masing benda dalam ruangan. Anda pun akan dimudahkan dengan beberapa aplikasi komputer yang dapat dipelajari secara otodidak maupun kursus. Aplikasi tersebut akan membantu anda membuat denah dan menata layout serta memperkirakan gambaran yang akan didapat setelah memilih material dan warna.

Budget yang minimal

Kelebihan lain yang dapat anda nikmati dengan berwirausaha sebagai desainer interior adalah anda tidak perlu mengeluarkan modal yang banyak. Bahkan sebetulnya anda tidak perlu bersekolah dengan titel khusus asalkan anda dapat menguasai aplikasi yang digunakan para desainer pada umumnya dan memiliki etika seorang desainer. Modal utama yang harus anda miliki adalah seperangkat komputer atau laptop yang nantinya akan memudahkan pekerjaan anda. Selain itu, jasa desain interior tidak perlu tempat khusus seperti kantor dan firma. Anda dapat membawa pekerjaan ke mana pun anda mau.

Beberapa negara mewajibkan lisensi atau ijazah khusus yang menerangkan seorang desainer memang memiliki kredibilitas dalam bidangnya. Namun aturan semacam itu belum berlangsung di negara kita sehingga siapa saja bisa menjadi desainer interior dan dekorator rumah.

Modal utama yang harus anda miliki selain etika seorang desainer dan kemampuan mendesain adalah kecakapan dalam komunikasi. Untuk memasarkan usaha dan menarik klien, anda harus mampu berkomunikasi dengan baik. Dan jika perlu, anda bisa membeli peralatan dengan merk tertentu untuk membedakan pekerjaan anda dari desainer lain, meskipun hal ini juga harus dibarengi dengan karakter desain yang kuat. Selain itu akan lebih baik jika anda mampu menangani banyak proyek agar mendapatkan testimoni yang mendukung pekerjaan anda sebagai penyedia jasa desain interior.(Desain Interior)

Sukses Bisnis Desain Interior

Sukses Bisnis Desain Interior - Peluang bisnis yang kian mengkilap dan dapat dijadikan sebagai lahan baru untuk mencari keuntungan besar seiring pertumbuhan drastis bisnis properti yaitu bisnis desain interior. Kini permintaan jasa dan layanan desain interior semakin tinggi setiap tahunnya. Permintaan yang tinggi tentunya akan diiringi dengan omzet yang sangat besar bagi para pelaku bisnis di industri ini.

Sukses Bisnis Desain Interior

Sukses Bisnis Desain Interior
Sukses Bisnis Desain Interior

Meskipun tingkat persaingan antara pelaku bisnis desain interior sangatlah ketat, tetapi potensi pasar bisnis jasa desain interior tetaplah besar dan menarik untuk dijalankan. Modal utama dalam menggeluit bisnis ini adalah kreativitas dan inovasi.Â

Mengapa bisnis desain interior harus beriklan di internet?
Karena permintaan jasa desain interior yang tinggi seiring pertumbuhan drastis dan tingkat persaingan antar pelaku bisnis desain interior juga sangat ketat, maka setiap pelaku pada industri ini sudah harus melakukan promosi selangkah lebih baik daripada pesaing, dalam hal ini pelaku bisnis desain interior sudah harus mulai promosi jasanya di iklan internet.

Karena itulah Gopher Indonesia hadir dan memberi solusi kepada pelaku bisnis desain interior agar dapat berkembang secara online.

Dengan cara apa bisnis desain interior harus beriklan?
Gopher Indonesia akan membantu seluruh pelaku bisnis desain interior untuk mendapatkan jutaan calon pelanggan di Indonesia dengan menyediakan produk periklanan yang seperti Google AdWords, Google Display Network, Youtube Ads dan Website.

Apa saja produk-produk iklan yang sesuai dan apa manfaatnya?
Bisnis desain interior akan lebih menonjolkan hasil karya yang sudah pernah dibuat pada media promosinya, oleh karena itu produk Gopher yang sesuai adalah website depelover,  google adwords dan SEO. Di Website, pelaku bisnis desain interior bisa dengan jelas menampilkan hasil karya dan detail yang sudah pernah dibuat.

Yang terakhir, produk unggulan Gopher Indonesia, selaku mitra Google pertama di Indonesia bagi UKM, adalah Google Adwords. Dengan Google Adwords, ribuan hingga jutaan pelanggan akan terdorong untuk melihat iklan kita, dimana sebagian dari pelanggan tersebut akan terkonversi menjadi pembeli. Traffic sebuah website juga akan meningkat drastis sehingga informasi yang ditampilkan di website akan mudah tersebar luas.(Desain Interior)

Bisnis Desain Interior yang Makin "Ciamik"

Bisnis Desain Interior yang Makin "Ciamik" - Menggeliatnya sektor properti turut membawa berkah bagi para penyedia jasa interior. Sejak maraknya pembangunan properti, mereka terus kebanjiran order.

Selain jasa desain, mereka juga menyediakan isi perabotan. Omzet dari usaha ini bisa mencapai Rp 100 juta per bulan.

Bisnis Desain Interior yang Makin "Ciamik"
Bisnis Desain Interior yang Makin "Ciamik"
Tampaknya, pertumbuhan bisnis properti tidak saja membawa berkah para pengembang dan perusahaan konstruksi. Pertumbuhan tersebut juga mendatangkan peluang bisnis yang mengkilap bagi usaha desain interior. Terbukti, permintaan jasa dan layanan desain interior ini semakin tinggi dan bisa mendatangkan omzet hingga ratusan juta bagi para pemainnya.

Salah satu penyedia jasa desain interior ini adalah Hery Adrian, pemilik Goldsilver Dezine di Cinere, Depok, misalnya. Terjun ke bisnis desain interior sejak 2009 lalu, ia bisa meraup omzet hingga Rp 100 jutaan per bulan.

"Laba bersih saya sekitar 15%-30%," katanya.

Kendati tingkat persaingannya ketat, kata Hery, potensi pasar bisnis jasa desain interior cukup besar. Hal itu tidak terlepas dari gencarnya pembangunan sektor properti, terutama di kota-kota besar. Ia mengatakan, modal utama menggeluti bisnis ini adalah kreativitas dan inovasi.

"Dari situ kami bisa menjaga kepuasan klien," ujarnya.

Seorang desainer interior memang dituntut kreatif. Ia harus mampu menjawab keinginan klien dan mampu menerjemahkannya dalam bentuk desain gambar yang menjadi ilustrasi dari tampilan nyata yang akan dikerjakan nantinya.

"Kreatif bukan hanya menciptakan desain bagus, tapi juga yang diinginkan klien," tuturnya.

Agar bisa memuaskan konsumen, seorang desainer interior tidak cukup hanya memanfaatkan ruang yang ada. Ia juga harus bisa memaksimalkan ruang yang tersedia agar terlihat cantik dan menawan.

"Itu filosofi bisnis ini," tuturnya.

Maka itu, seorang desainer harus memiliki pengetahuan dan referensi mengenai perkembangan bisnis interior. Berbekal kreativitas itulah, pelanggan Hery dari waktu ke waktu terus bertambah. Jika sebelumnya hanya mendapat order dari konsumen individu, kini pelanggannya banyak pengembang properti, pengelola perkantoran, dan apartemen.

Desain plus Perabot

Dalam hal jasa desain, biasanya Hery kerap mengilustrasikan dalam bentuk gambar 3D dan soft drawing. Dalam menekuni usaha ini, ia juga tidak hanya membuatkan desain dan ilustrasi gambar. Hery juga menyediakan isi perabotan sesuai karakteristik ruangan atau keinginan klien.

"Untuk itu, kami wajib melakukan wawancara dengan klien sebelum bekerja," ungkapnya.

Soal tarif, Hery membanderol Rp 80 juta. Angka itu sudah termasuk desain dan isi perabotan. Namun, untuk proyek besar, ia bisa mengutip tarif hingga Rp 800 juta.

"Itu juga termasuk design and build, jasa desain kami jadikan bagian dari service," tandasnya.

Selama ini, para pengguna jasanya banyak berasal dari Jakarta dan Bandung. Ia sengaja membatasi pasar karena keterbatasan tenaga kerja. Selain itu, masa pengerjaan satu proyek bisa memakan waktu hingga dua bulan.

Sukses berbisnis desain interior juga dirasakan Mirza Nafiana, pemilik studio Mirza Nafiana Architecture di Serpong, Tangerang. Terjun di bisnis ini sejak tiga tahun lalu, ia mempekerjakan tiga tenaga desain interior dan 20 tenaga produksi.

"Saya memulai usaha ini sejak akhir tahun 2008 lalu," ujarnya.

Sama halnya Hery, Mirza juga menyediakan jasa desain sekaligus isi perabotan. Bahkan, ia juga menerima order pembangunan properti, khususnya rumah. Konsumen yang berminat tinggal memilih saja desain yang diinginkan.

Khusus di bidang desain interior, ia pernah menangani sejumlah restoran, vila, dan rumah pribadi. Lokasinya tersebar di berbagai daerah, mulai dari Tangerang, Jakarta, Bandung, hingga Bali. Dari beberapa sektor properti tersebut, ia mengaku lebih senang menggarap proyek desain dan pembangunan rumah pribadi. Karena bisa langsung bersentuhan dengan klien, sehingga bisa mengetahui minat dan keinginan konsumen.

"Kalau kantor atau restoran itu konsepnya sudah baku, jadi tinggal melaksanakan saja. Kadang saya merasa kurang dapat feel-nya begitu," imbuhnya.

Sebagai penyedia jasa, ia mengaku selalu terbuka dengan berbagai tema dan gaya desain interior. Mulai gaya modern, klasik, mediteranian, victorian, european, american, dan tradisional.

Terkait omzet, Mirza mengaku tidak bisa menghitung secara pasti setiap bulannya. Hal itu, menurutnya, sangat tergantung kepada jumlah proyek yang diterima. Ada kalanya dalam satu bulan menerima 10-20 proyek, tapi ada kalanya nihil.

"Tapi kalau mau dirata-rata, ya tiap bulan sekitar lima proyek yang digarap," ujarnya.

Nilai setiap proyek bervariasi mulai Rp 10 juta hingga Rp 4 miliar. Laba bersihnya 10%-15% dari nilai proyek. (Desain Interior)